SEKILAS INFO
: - Minggu, 17-11-2019
  • 5 bulan yang lalu / Pengumuman hasil UNBK 2019
  • 6 bulan yang lalu / Untuk Informasi Kelulusan Bisa dilihat Pada Halaman https://unbk.smkpancakarya.sch.id
3 Jenis Lisensi Windows yang Harus Anda Ketahui

Untuk melakukan aktivasi Windows 7, 8 maupun 10 secara legal, Anda membutuhkan sebuah lisensi Windows. Terkait dengan lisensi Windows, ada 3 jenis lisensi yang beredar yang bisa Anda pilih.

1. OEM (Original Equipment Manufacturing)

Lisensi melekat pada hardware dan tidak dapat ditransfer ke PC lain, sehingga jika hardware itu rusak, maka lisensi itu akan hangus. Jenis hardware disini adalah Procesor & Motherboard atau salah satunya.

Pada saat kita melakukan aktivasi ada 10 jenis perangkat keras yang akan dideteksi, antara lain: Display Adapter, SCSI Adapter, IDE Adapter, Network Adapter MAC Address, kisaran ukuran RAM (0-64mb, 64-128mb, dll), Processor Type, Processor Serial Number, Hard Drive, Hard Drive Volume Serial Number, CD-ROM/CD-RW/DVD-ROM.

Product Key dan aktivasi per masing-masing komputer,1 lisensi berlaku untuk satu hardware dan COA-nya (Certificate of Authencity = Bukti kepemilikan license) harus ditempelkan di CPU.

2. OLP (Open License Program)

Lisensi ini melekat atas nama Perusahaan/Organisasi yang bersangkutan dan dapat ditransfer antar PC dalam Perusahaan/Organisasi yang sama. Tersedia hanya untuk vista business versi upgrade saja (harus punya versi OEM dulu ) jadi kalo mau pakai Windows XP harus beli downgrade media installernya dan juga bukan berarti beli satu bisa di install di semua komputer, minimal untuk pembelian pertama harus beli 5 lisensi.

Selanjutnya untuk pembelian OLP boleh satu saja , misalnya ,saya mo pake XP pro untuk 5 buah PC (karena menurut saya vista banyak problemnya) jadi saya harus beli vista business versi OEM,kemudian beli lisensi OLP (5 buah) setelah itu saya beli lagi media installernya untuk downgrade ke XP pro2.

3. FPP (Full Package Product)

Lisensi melekat pada pembeli atau pemilik, COA (Certificate of Authenticity) berada di box, dan pembuktian lisensinya melalui box tersebut (BOX JANGAN SAMPAI HILANG).

Transferable (apabila komputer lama rusak, license dapat dipindahkan ke komputer yang baru).sekilas sama seperti OEM tpi keuntungannya kita bisa transfer ke komputer lain kalau komputer kita rusak tapi bukan satu FPP bisa untuk semua komputer.

Pertanyaanya, bagus mana OEM,OLP atau FPP?

Jawabnya tergantung pemakai, kalau perusahaan menengah mending OLP, bisa juga FPP, kalau untuk kebutuhan pribadi sih bisa saja OEM atau FPP.

TINGGALKAN KOMENTAR